Puisi Datang Bukan Untuk Menetap | Tentang Menerima dan Melepaskan
Puisi ini mengisahkan tentang perasaan cinta yang muncul tiba-tiba, membawa harapan dan kebahagiaan baru. Namun, kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama hanya sementara. Melalui diksi sederhana namun menyentuh, puisi ini ingin menyampaikan perasaan mengenai kehadiran seseorang yang hanya singgah sejenak lalu pergi tanpa penjelasan
Puisi
Datangmu menyapa hatiku yang dilema
Memberiku cahaya baru yang belum pernah ku rasakan
Menolakmu, awalnya
Namun dengan keteguhanmu kamu berhasil meluluhkan
Perjalanan yang ku kira indah hingga akhir
Kisah yang ku kira membahagiakan
Ternyata tidak sampai akhir
Ternyata hanya sedih dan kecewa yang ku dapatkan
Ku kira datangmu untuk menetap
Ku kira datangmu akan selamanya
Ku kira datangmu memberikanku kebahagian utuh
Namun, semuanya tak seperti yang ku perkirakan
Datangmu ternyata bukan untuk menetap
Datangmu ternyata hanya untuk menyapa
Dan memberikan kebahagiaan sejenak
Sebelum akhirnya kamu pergi dengan kebisuanmu
Makna dari Puisi Datang Bukan Untuk Menetap
Pesan Moral
- Tidak semua orang hadir dalam hidup kita akan menetap selamanya
- Harapan atau ekspektasi yang terlalu tinggi dapat berujung dengan rasa kecewa
- Belajar ikhlas menerima bahwa akan ada sebuah pertemuan yang hanya ditakdirkan sebagai tempat persinggahan
- Kebahagiaan sejati tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain.



Komentar
Posting Komentar