Puisi Datang Bukan Untuk Menetap | Tentang Menerima dan Melepaskan

    Puisi ini mengisahkan tentang perasaan cinta yang muncul tiba-tiba, membawa harapan dan kebahagiaan baru. Namun, kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama hanya sementara. Melalui diksi sederhana namun menyentuh, puisi ini ingin menyampaikan perasaan mengenai kehadiran seseorang yang hanya singgah sejenak lalu pergi tanpa penjelasan

Puisi 

Pintu terbuka menuju ruangan kosong, melambangkan seseorang yang datang lalu pergi tanpa menetap.


Datangmu menyapa hatiku yang dilema

Memberiku cahaya baru yang belum pernah ku rasakan

Menolakmu, awalnya

Namun dengan keteguhanmu kamu berhasil meluluhkan 


Perjalanan yang ku kira indah hingga akhir

Kisah yang ku kira membahagiakan

Ternyata tidak sampai akhir

Ternyata hanya sedih dan kecewa yang ku dapatkan


Ku kira datangmu untuk menetap

Ku kira datangmu akan selamanya

Ku kira datangmu memberikanku kebahagian utuh

Namun, semuanya tak seperti yang ku perkirakan


Datangmu ternyata bukan untuk menetap

Datangmu ternyata hanya untuk menyapa

Dan memberikan kebahagiaan sejenak

Sebelum akhirnya kamu pergi dengan kebisuanmu

Makna dari Puisi Datang Bukan Untuk Menetap

    Makna puisi ini terletak pada perjalanan emosional dari seorang tokoh. Tokoh ini awalnya ragu dan sempat menolak, akhirnya luluh oleh ketulusan seseorang. Harapan akan kebahagiaan malah berujung pada kekecewaan karena ternyata kebersamaan itu hanya sementara. Puisi ini menggambarkan luka batin saat harapan atau ekspektasi tidak sesuai dengan kenyataan

Pesan Moral

  1. Tidak semua orang hadir dalam hidup kita akan menetap selamanya
  2. Harapan atau ekspektasi yang terlalu tinggi dapat berujung dengan rasa kecewa
  3. Belajar ikhlas menerima bahwa akan ada sebuah pertemuan yang hanya ditakdirkan sebagai tempat persinggahan
  4. Kebahagiaan sejati tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain.

Kesimpulan

    Puisi yang berjudul "Datang Bukan Untuk Menetap" merupakan refleksi tentang cinta yang singgah sementara. Puisi ini mengajarkan kita bahwa tidak semua kisah akan berakhir Indah. Meski penuh luka, kepergian itu memberikan pelajaran yang berharga. Misalnya, untuk lebih kuat, lebih bijak dan lebih berhati-hati dalam menaruh harapan terhadap seseorang. Kehadiran yang singkat tapi tetap bermakna, meskipun pada akhirnya hanya menjadi sebuah kenangan.


"Setiap pertemuan punya tujuan, meski hanya singgah sejenak. Datang bukan untuk menetap bukanlah akhir, melainkan cara semesta mengajarkan kita apa arti menerima dan melepaskan"

Komentar

Postingan Populer